Sudah Ikhlaskah Kita?

 

Haruskah berjalan mulus?

Ulangan Akhir Semester I tahun ajaran 2015/2016 telah usai, sederet usaha dan ikhtiar yang kita lakukan juga telah sampai pada titik akhirnya. Kini tinggal penantian akan hasil akhir. Bagaimanakah kiranya rasa hati akhi dan ukhti setelah melewati UAS tahun ini? Sudah maksimalkah dalam memperjuangkannya? Pastinya, kita semua sudah berusaha sebaik-baiknya. Jika ada gundah di hati yang khawatir akan hasilnya nanti, janganlah terlalu difikirkan dan terus menyesali diri. Tidak semua yang kita rencanakan berjalan sesuai kemauan kita. Allah punya rencana yang lebih baik dari yang kita punya. Percayalah padaNya, insya Allah akan ikhlas dibuatnya.Karena kita di wajibkan hanya untuk ihtiyar dan tawakkal, Allahlah yang menentukan segala kehendak kita.

Tidak semua yang di hitung dapat diperhitungkan, dan tidak semua yang diperhitungkan dapat dihitung.  – Albert Einstein.

Ikhlaskah kamu?

Prasangka, kiranya hal ini ada dalam setiap benak murid saat ini. Berandai-andai akan deretan angka yang akan tertulis dalam buku rapor nanti. Akankah keluar sesuai harapan? Atau mungkin muncul menyebabkan kekecewaan? Jauhilah prasangka saudaraku, sesungguhnya Allah swt. membenci hal itu.  Sekali lagi, percayalah padaNya. Ada pepatah Manjadda  Wajada, Siapa yang bersungguh sungguh pasti akan mendapatkannya.

Benahi diri! Tingkatkan motivasi!

Sebagai pelajar, tujuan utama kita hendaknya bukan hanya untuk mendapat skor bagus dalam ujian dan punya pekerjaan yang dapat diandalkan saat dewasa nanti, ini bukan lagi soal materi. Pelajar adalah generasi yang diajar,kawan. Diajar untuk menghadapi hidup, melindungi negara, dan menegakan agama. Apa kata Tuhan jika kita menuntut ilmu  semata-mata bukan karenaNya? Apa kata dunia jika kita pandai namun ujung-ujungnya menjadi generasi sampah negara yang tak punya iman, menghancurkan negaranya sendiri seperti para tikus-tikus pemerintahan yang sedang nyaman duduk di atas bangku kemegahan dan kekuasaanya itu?

“ Profesi bukan lagi soal materi, tapi soal pengabdian terhadap negri. “ – Mata Najwa

Indonesia punya lebih dari 80 juta generasi muda. Kau adalah salah satunya,  mau dibawa kemana negri kita ini? Jangan patah semangat dan satukan sinergi untuk memajukan bangsa. Tetap luruskan niat! Jika tulus ikhlas karna Allah swt., maka tidak ada kata gagal, yang ada hanya  “belum berhasil, belum saatnya.”

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. 94:5-6)

Buka matamu dan lihat kedepan!

Success is a journey, not a destination.

UAS sudah berakhir, tak perlu dipikir lama-lama karenanya. Jika senang karena puasnya hati dengan nilai-nilai itu, maka sudahilah senangnya. Jangan sampai bangga diri dan sombong menggerogoti hati. Jika sakit dan galau karena ketidakberdayaanmu menghadapi ujian, sudahilah pula sakitnya. Jangan sampai kegiatanmu selanjutnya dibayang-bayangi oleh kegagalan yang tak kunjung tuntas.

La Tahzan! Allah swt. bersama kita. Persiapkan keberhasilanmu dalam perjalanan ini. Sukseslah dengan mulia di mata Allah swt. dan di mata dunia.

Hadapilah apa yang ada di depan mata saat ini. Event dan kegiatanmu sudah terjadwal,bukan? Segera laksanakan! Life positively. Fokuslah dengan apa yang ingin diraih, bukan apa yang belum diraih.

Terus semangat saudaraku. Bismillahi Allahuakbar! J

 

La Tahzan! Man jadda wajada! Man Shabara Zhafira!

Jangan bersedih! Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka akan berhasil! Barangsiapa yang bersabar akan beruntung!

One thought on “Sudah Ikhlaskah Kita?

  1. Assalamualaikum Min, sungguh kata² yang tertuang di atas membangkitkan semangat pemuda seperti saya untuk menjadi lebih baik😊
    Terimakasih😊😊😁
    ditunggu ya Min kata² nya lg yg lebih menginspirasi😊

Apa tanggapan antum?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s