Pemuda Hebat!

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Sering ada ungkapan, “Kalau mau melihat bagaimana suatu bangsa 20 tahun lagi, lihat bagaimana pemudanya hari ini”. Kalau berhasil mendidik pemuda hari ini, maka masa depan suatu bangsa pun akan cerah. Begitu pula sebaliknya. Mendidik seorang pemuda bagaikan mengukir di atas batu. Mendidik seorang yang sudah tua bagai mengukir di atas air. Begitu kata pepatah. Maka, membiasakan kebaikan pada pemuda adalah satu hal yang penting sehingga kebaikan tersebut akan terus terukir padanya sampai hari tua, sampai kelak dia menjadi pemimpin bangsa. Al Qur’an pun banyak menceritakan bagaimana kiprah pemuda dalam perjuangannya. Allah Ta’ala berfirman tentang para pemuda Ashabul Kahfi (yang artinya), “Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Rabb mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk” (QS. Al Kahfi: 13) Beberapa sifat positif yang perlu ditanam oleh pemuda adalah

1. Bercita-cita yang besar

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita agar kita memiliki cita-cita yang tinggi. Beliau pernah bersabda, “Jika kalian meminta surga kepada Allah, mintalah surga Firdaus. Ia adalah surga yang paling tengah dan paling tinggi” (HR. Bukhari).

2. Cari lingkungan yang baik

Lingkungan berpengaruh sangat besar pada pertumbuhan seorang pemuda muslim, setelah taufik dari Allah. Ibarat sebuah bibit yang ditanam dalam tanah yang subur, disiram air yang jernih, dan mendapatkan udara yang bersih serta hangatnya sinar mentari yang cukup, tentunya bibit akan diharapkan tumbuh dengan baik. Begitulah permisalan pemuda muslim yang hidup dalam lingkungan yang baik.

3. Buatlah perencanaan yang baik

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)” (QS. Al Hasyr: 18). Orang mengatakan, “Kalau Anda gagal membuat perencanaan, Anda sedang merencanakan kegagalan”.

4. Timbalah ilmu dari yang mengetahui

Dari mereka yang lebih berilmu, dari mereka yang lebih berpengalaman, kita bisa mencari saran apakah rencana kita tersebut sudah baik atau belum. Kita bisa mencari solusi perbaikan dari rencana kita tersebut, dan tentunya kita bisa belajar lebih banyak.

5. Disiplinkan diri

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Allah mencintai orang yang berperang di jalan Allah berbaris dalam keadaan tertib” (QS. Ash Shaff: 4). Dengan kedisiplinan kita bisa melihat sejauh mana baiknya rencana yang sudah kita buat sehingga apabila ada kekurangan, kita dapat memperbaikinya.

6. Semangat mengerjakan yang bermanfaat

Setelah merencanakan, bermusyawarah, dan mengerjakan dengan disiplin, maka kerjakanlah kebaikan tersebut dengan semangat. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi petunjuk kepada kita, “Semangatlah melakukan hal yang bermanfaat untukmu, kemudian minta tolonglah kepada Allah dan janganlah Anda bersikap lemah” (HR. Muslim). Allah pun menggambarkan bahwa orang munafik, tidak semangat dalam beribadah sebagaiamana dalam firman-Nya (yang artinya), “Jika mereka berdiri untuk solat, mereka berdiri dalam keadaan malas” (QS. An Nisaa: 142)

7. Banyak berdoa

Poin ini seharusnya diletakkan di bagian awal, karena doa bukan hanya kita panjatkan setelah berbuat sesuatu, namun ketika kita mulai merencanakan, mulai bermusyawarah, mulai berbuat, sampai menunggu hasilnya. Bahkan setelah selesai mengerjakan sebuah kebaikan, kita pun perlu berdoa agar Allah menerima kebaikan tersebut. Lihatlah bagaimana Ibrahim dan Ismail As. memanjaatkan doa setelah membangun ka’bah, “Ya Allah, terimalah dari kami amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui“ (QS. Al Baqarah: 127)

Narasumber: Ustadz Abu Fatah Amrullah Akadhinta, S.T. via muslim.or.id

#Attitude #Future #Feature

Apa tanggapan antum?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s