Al-Quran, Bagian Hidup Kita Dan Keistimewaannya

al-quran-yang-mulia

Apakah di rumah kamu ada al-Quran?

Apakah kamu sudah membacanya dalam 1 bulan terakhir?

Apakah kamu sudah membacanya dalam 7 hari terakhir?

Apakah kamu sudah membacanya hari ini?

Jawabannya.. tergantung diri kita🙂

Muslim di Indonesia, banyak sekali jumlahnya! Namun belum banyak yang mengkaji al-Quran dan menjadikannya bagian hidup. Sehingga banyak orang yang belum benar dalam menjalankan Islam.

Hal ini ibarat seseorang yang membeli motor. Dua hal yang dia dapat : unit motor dan tentu buku petunjuknya. Ia bangga, karena teknologi motornya canggih dan motornya kencang. Setiap hari ia gunakan motornya.. Setiap 4 bulan olinya selalu diganti. Ia merawat motonya berdasarkan “kata orang”. Tapi ternyata, hanya dalam waktu 1 tahun dia terkejut, bahwa motornya sudah rusak!

Apa penyebabnya? Di dalam buku petunjuk, dituliskan bahwa oli harus diganti setiap 2 bulan. Tapi ia menggantinya setiap 4 bulan. Hal ini terjadi karena dia tidak membaca dan memahami buku petunjuk.

Cerita tadi tidak jauh beda dengan muslim di Indonesia. Banyak sekali orang beragama Islam, menganggap Islam itu benar, dan menjalankan Islam dengan dasar “kata orang”. Tapi ia lupa, bahwa Islam juga memiliki buku petunjuk yaitu al-Quran! Dengan membaca dan mempelajari isi al-Quran tentunya Islamnya akan benar dan al-Quran akan menjadi bagian dari hidupnya.

Al-Quran pun memiliki banyak sekali keistimewaan, saya akan menjelaskan beberapa di antaranya :

  1. al-Quran suci dan terjaga keasliannya

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya1

[Surat al-Hijr : ayat 9]

1 : Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian al-Quran selama-lamanya.

  1. al-Quran merupakan petunjuk bagi orang bertaqwa

“Kitab (al-Quran) tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa2”

[Surat al-Baqarah ayat 2 ]

2: Takwa itu memelihara diri dari siksaan Allah dengan mengikuti segala perintah-perintahNya , dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya, tidak cukup diartikan dengan takut saja.

  1. al-Quran menantang orang yang meragukannya untuk membuat yang serupa dengan al-Quran

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah3 satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”

[Surah al-Baqarah ayat 23]

3 : Ayat ini merupakan tantangan bagi mereka yang meragukan tentang kebenaran Al Quran itu tidak dapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastra dan bahasa karena ia merupakan mukjizat Nabi Muhammad s.a.w.

  1. Setiap kali bertambah kuantitas bacaan, bertambah pula ganjaran dari Allah

عنْ تَمِيمٍ الدَّارِىِّ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِى لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ

“Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468).

  1. al-Quran tetap dibaca meski orang tidak tahu artinya

Ketika kita disuguhi novel bahasa Inggris, pasti malas membacanya. Ketika kita disuguhi novel bahasa Rusia, pasti kita malas membacanya. Berbeda dengan al-Quran, turun dengan bahasa Arab, namun tetap dibaca oleh seluruh orang di dunia. Orang Indonesia membaca al-Quran dengan bahasa Arab. Orang Cina membaca al-Quran dengan bahasa Arab. Orang Jepang pun membaca al-Quran dengan bahasa Arab. Subhanallah

Apa tanggapan antum?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s