Kesenangan yang Harus Ditinggalkan

PerImagenahkah suatu hari kita tidak tertawa? Tertawa memang kebutuhan kita untuk mendapatkan kesenangan hati, menjauhkan diri kita dari kebosanan dan ke hampaan dari diri kita, tapi apa kita juga pernah memikirkan apa-apa yang kita jalani, apakah perbuatan itu salah, apakah perbuatan itu kurang baik untuk kita, apakah perbuatan sepele yang kita lakukan tidak sesuai syariat agama islam.
Ketika kita tertawa menghibur hati kita sendiri maupun orang lain kita pasti mengharapkan apa yang kita tertawakan akan menjadi bahan tertawaan yang bisa membuat seorang tertawa terbahak-bahak. Banyak orang yang setiap hari telah meluangkan banyak waktunya untuk tertawa hingga puas, bahkan beberapa orang menghabiskan waktu berjamjam untuk mencari penghibur hati dengan dapat tertawa puas, akan tetapi ketika kita kembali pada syariat agama islam, tertawa yang berlebihan dapat mematikan hati kita seperti hadits:

“Janganlah kalian memperbanyak tertawa karena memperbanyak tertawa bisa mematikan hati”. [HR. At-Tirmidzy (2305), Ibnu Majah (4193). Lihat Shohih
Al-Adab Al-Mufrod (253)]

      Ketika suasana hati telah dikuasai dengan bahakan-bahakan yang sekiranya membahagiakan kita, ketika itu apapun dari diri kita dapat terlontar tanpa berpkir panjang, karena bahakan kita telah menguasai diri kita hingga tak bisa berpikir dengan jernih. Maka dari itu tertawa memang kita butuhkan karena tak mungkin seorang hidup tanpa tertawa, tetapi tertawa tetap kita batasi sebelum rasa bahagia karena tertawa membatasi dan mematikan hati dan pikiran kita.

Sekarang tergantung dengan kita, apakah kita lebih mementingkan kesenangan dunia yang salah, atau kesenangan dunia yang sesuai syariat agama?

Apa tanggapan antum?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s