Dua Waktu Do’a Yang Mustajab

BismilLah,

Ketika adzan berkumandang apa yang kamu lakukan? Marah-marah karena merasa waktu berlalu begitu cepat?

Ketika hujan turun apa yang kamu lakukan? Menggerutu karena acara jadi terganggu?

Ketimbang marah-marah atau menggerutu, lebih baik kita berdo’a karena dua waktu tersebut adalah waktu yang mustajab untuk berdo’a sesuai hadits berikut.

“Dua do’a yang tidak pernah ditolak; do’a ketika waktu adzan dan do’aketika waktu adzan.” (Dishohihkan oleh Al-Albani dalam Shohihul Jami’ No 3078)

Selamat banyak-banyak berdo’a,

2 thoughts on “Dua Waktu Do’a Yang Mustajab

  1. Maaf mungkin bisa dikoreksi lagi isi hadis di atas sekiranya ada yg keliru pada dua kali penyebutan waktu adzan yang seharusnya pada waktu adzan dan waktu kehujanan:
    Dari Sahl bin a’ad Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.
    ثِنْتَانِمَاتُرَدَّانِالدُّعَاءُعِنْدَالنِّدَاءِوَتَحْتَالْمَطَرِ
    “Dua doa yang tidak pernah ditolak ; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan”. [Mustadrak Hakim dan dishahihkan oleh Adz-Dzahabi 2/113-114. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 3078].

Apa tanggapan antum?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s