Berangkat Jumatan Masih Nunggu Adzan?

“Jika hari Jum’at telah tiba, para Malaikat berdiri di depan pintu-pintu masjid. Mereka menulis orang yang datang di awal lalu setelahnya. Perumpamaan orang yang bersegera menghadiri shalat Jum’at seperti orang yang berkurban seekor unta, lalu yang setelahnya seperti orang yang berkurban seekor sapi, kemudian seperti orang yang berkurban seekor kambing, kemudian seperti orang yang berkurban seekor ayam, kemudian seperti orang yang berkurban sebutir telur. Jika imam telah keluar dan duduk di atas mimbar, maka para Malaikat pun menutup buku catatan tersebut dan duduk untuk mendengarkan khutbah.” (Muttafaq ‘Alaihi) (HR. Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah)

Hayo, siapa yang suka menunda berangkat jumatan (nunggu Adzan)? Rugi banget tuh. Ayo mari kita niatkan untuk tidak mengulang kesalahan, maksimal ya saat khotib hendak naik mimbarlah, supaya lebih sempurna jumatane. Toh kalo berangkatnya awal malah ada banyak bonus.

2 thoughts on “Berangkat Jumatan Masih Nunggu Adzan?

Apa tanggapan antum?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s