Mencintai Rasulullah

Pada bahasan kali ini, kita akan kembali membahas mengenai mencintai Rasulullah. Selamat membaca….

Cinta adalah sebuah kata yang sangat sering kita dengar, apalagi dalam kehidupan remaja. Kata itu seolah-olah telah menjamuri otak para remaja. Namun, apakah kita sudah mencintai Rasulullah? Banyak di antara kita yang mengatakan ingin termasuk golongan umat Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam dan masuk surga bersamanya. Namun bagaimanakah caranya?

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan bahwa seseorang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kapan terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah? ”Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya?” Orang tersebut menjawab, “Aku tidaklah mempersiapkan untuk menghadapi hari tersebut dengan banyak shalat, banyak puasa dan banyak sedekah. Tetapi yang aku persiapkan adalah cinta (pada) Allah dan Rasul-Nya.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “(Kalau begitu) engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari no. 6171 dan Muslim no. 2639)

Dalam riwayat lain, Anas mengatakan, “Kami tidaklah pernah merasa gembira sebagaimana rasa gembira kami ketika mendengar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Anta ma’a man ahbabta (Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai).”Anas pun mengatakan, “Kalau begitu aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, dan ‘Umar. Aku berharap bisa bersama dengan mereka karena kecintaanku pada mereka, walaupun aku tidak bisa beramal seperti amalan mereka.” (HR. Bukhari no. 3688)

Lalu, bagaimana cara kita agar dapat mencintai Rasulullah? Kita semua pasti sering mendengar ungkapan yang berbunyi, ‘tak kenal maka tak sayang’. Jadi, supaya kita dapat menyayangi dan mencintai Rasulullah, kita harus ta’aruf (berkenalan). Salah satu caranya adalah dengan membaca shirah nabawiyah. Selain itu, kita juga bisa lebih mengenal Rasulullah dengan cara mendengarkan dan mengikuti kajian tentang kisah-kisah beliau. Contohnya dalah dengan rutin datang ke Masjid Jogokariyan tiap kamis sore jam 4 untuk mengikuti kajian rutin ‘Majelis Jejak Nabi’.

Jangan lantas putus asa jika ternyata cinta kepada Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam belum berbunga di hati kita. Tetaplah sabar mempelajari seluk beluk kehidupan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil mencoba mengamalkan apa yang beliau ajarkan di dalam sunnahnya, misalnya buat yang kaum pria yaitu memelihara jenggot dan melaksanakan sholat lima waktu secara berjemaah di Masjid.

Perlahan tapi pasti, mengamalkan sunnah-sunnah Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam secara bertahap, mulai dari sejak bangun tidur sampai kembali tidur di malam hari. Mulai dari sunnah-sunnah yang dapat dengan mudah kita lakukan hingga sunnah-sunnah yang memerlukan pengorbanan ununtuk mengamalkannya.

Marilah kita mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam supaya kita bisa bertemu dan bersamanya di surga nanti. Amin.

Apa tanggapan antum?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s