
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menemukan banyak sekali manusia yang berbohong. Bahkan kebohongan kecil sudah dianggap sangat wajar. Akan tetapi, Allah tidak akan pernah mengingkari apa-apa yang telah Dia janjikan. Bahkan sampai berkali-kali di dalam firman-Nya.
Allah telah berfirman:
رَبَّنَآ إِنَّكَ جَامِعُ ٱلنَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخْلِفُ ٱلْمِيعَادَ
Artinya: Ya Tuhan kami, Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya. Sungguh, Allah tidak menyalahi janji. (Q.S.Al-Imran: 9)
رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۗ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ ٱلْمِيعَادَ
Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sungguh, Engkau tidak pernah mengingkari janji. (Q.S.Al-Imran: 194)
Jadi, tak perlu lagi kita meragukan semua janji-janji Allah yang ada di Al-Qur’an. Seperti janji Allah untuk membalas infaq kita, mengabulkan doa, mengganti yang kita tinggalkan dengan yang lebih baik, dan masih banyak lagi.
Islam itu memang luar biasa.